pub-7594223835742334 Sebuah blog diwaktu luang: Wisata
Showing posts with label Wisata. Show all posts
Showing posts with label Wisata. Show all posts

Saturday, June 29, 2013

Foto Foto Terbaru Dan Terlengkap Kota Rio De Janeiro

Rio De Janeiro didaulat oleh banyak wisatawan sebagai salah satu kota tercantik di dunia. Meskipun kata "Rio" berarti sungai, namun kota ini sebenarnya terletak di sebuah teluk dan memiliki panorama yang indah. Semua objek wisata terdapat di kota Rio De Janeiro yang meliputi pantai, perbukitan, danau, hutan tropis, dan satwa langka.

Penduduk setempat kota Rio De Janeiro dengan bangga menyebut kota mereka "cidade maravilhosa" yang artinya kota yang memukau. Terlepas dari beberapa problem utama kota ini seperti kekerasan dan pengangguran, kota ini begitu menakjubkan untuk dikunjungi para wisatawan.







Beberapa objek wisata kota Rio De Janeiro adalah Teluk Guanabara, Puncak Corcovado, Gunung Sugarloaf, Danau Rodrigo de Freitas, Pantai Barra da Tijuca, Arcos da lapa, Hutan Tijuca, Teater kota praja, Stadion maracana.

Sekilas mengenai wisata kota ini, terdapat Puncak Corcovado, 704 meter dari permukaan teluk, bermahkotakan patung Yesus Kristus dengan kedua lengan terbentang,tingginya 30 meter dan beratnya 1.145 ton. Gunung Sugarloaf, dengan ketinggian hanya 395 meter, dinamai sesuai dengan cetakan berbentuk kerucut yang digunakan oleh pabrik gula zaman kolonial. Para wisatawan dapat mencapai Corcovado dengan kereta api kecil atau mobil, dan sebuah trem gantung yang mengangkut wisatawan ke puncak Sugarloaf. Panorama Rio De Janeiro diapit oleh lautan biru yang dalam di satu sisi dan di sisi lain oleh hutan hijau nan subur serta permukaan yang bergelombang dari Danau Rodrigo de Freitas, sungguh amat memukau.


Hutan yang terletak sekitar 20 kilometer dari pusat kota Rio De Janeiro dan meliputi areal seluas 63 kilometer persegi ini, kemungkinan merupakan hutan kota terbesar di dunia. Hutan ini termasuk sebagian dari Hutan Atlantik, yang dahulunya membentang di sepanjang pesisir Brasil. Para wisatawan dapat melihat tanaman jequitiba berwarna merah jambu yang menjulang tinggi, juga tanaman canelas-santas yang mengeluarkan bunga-bunga indah berwarna kuning. Ada juga kupu-kupu biru yang memikat dari spesies Morpho. Sedangkan burung-burung, yang umumnya terlihat adalah burung-burung berwarna mencolok seperti tanager berkepala hijau atau berleher merah.

Thursday, June 27, 2013

Foto Foto terbaru Dan Terlengkap tanjung Bira Serta Keindahannya

Anda pernah berlibur ke pantai Tanjung Bira ? Kalau belum, mungkin anda bisa merencanakan untuk berlibur bersama keluarga ke tempat ini.Pantai yang menakjubkan ini berada di daerah Sulawesi Selatan.Suasana alam terasa sangat mengagumkan di pantai yang masih perawan ini.

Lokasi pantai Tanjung Bira terletak 200 km dari Makassar.Selain kawasan pantai yang indah, para wisatawan terkadang mengamati aktivitas masyarakat setempat sehari-hari.Bagi penduduk Bulukumpa dan sekitarnya,pantai ini dijadikan tempat berdagang sekaligus dermaga penyeberangan.






Tanjung Bira memang masih dalam tahap pembenahan.Berbagai macam fasilitas masih akan ditambah karena  menurut informasi jumlah wisatawan yang berlibur ke tempat ini makin meningkat setiap tahunnya.Pembenahan lain masih berfokus kepada persoalan minimnya armada kebersihan.Namun, yang patut di banggakan adalah pantainya yang bersih dan nyaman untuk dinikmati. Di ujung pantai, pemandangan karang yang menjorok ke laut terlihat sangat eksotis.

Tanjung Bira juga dikenal sebagai tempat menyelam. Hanya 10 menit dari Tanjung Bira ada 2 titik penyelaman yang jadi favorit,yaitu Pulau Liukang Lohe dan Pulau Bentang atau lebih dikenal dengan nama Pulau Kambing.

Menjelang tengah malam, para wisatawan berbaur dengan para nelayan yang baru tiba dari melaut, untuk membeli ikan ataupun mengadakan acara menyantap ikan di daerah sekitar pantai. Banyak yang mengatakan, jika ingin melihat segala pemandangan tentang laut, maka datang dan kunjungilah Tanjung Bira.

Wednesday, June 26, 2013

Foto Foto Terlengkap dan Terbaru Gunung Rinjani


Indonesia tidak hanya memiliki tempat wisata dengan pemandangan indah, namun juga destinasi-destinasi petualangan yang dapat memuaskan pencinta alam. Salah satunya adalah Gunung Rinjani, yang berlokasi di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat.

Gunung Rinjani merupakan gunung berapi tertinggi kedua di Indonesia setelah Gunung Kerinci, dengan ketinggian 3.726 meter di atas permukaan laut. Gunung Rinjani merupakan bagian dari Taman Nasional Gunung Rinjani, yang mendominasi sebagian besar pemandangan pulau Lombok. Tak mengherankan bila Rinjani menjadi salah satu destinasi wisata unggulan yang dirilis Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

Untuk mendaki Gunung Rinjani, ada beberapa jalur pendakian. Bagi pemula disarankan untuk mendaki melewati jalur Sembalun Lawang karena mudah dijangkau dengan transportasi umum. Selama perjalanan menuju Sembalun Lawang, pendaki akan disuguhi pemandangan indah dari ngarai hijau yang hingga kini masih dihuni suku Sasak Tradisional, suku asli Pulau Lombok.




Saat tiba di Sembalun Lawang, pendaki wajib mendaftarkan diri sebelum memulai perjalanan. Disini juga tersedia jasa pemandu, porter, dan penyewaan peralatan serta perbekalan untuk mendaki gunung.

"Pendakian Rinjani dari Sembalun Lawang bisa dilakukan dalam jangka waktu dua hari satu malam hingga satu minggu, sesuai keinginan wisatawan," tutur Bohari, seorang pemandu dan porter Gunung Rinjani, seperti dikutip okezone dari blog-nya, trekkingrinjani. "Saat sebelum pendakian, sangat penting untuk memersiapkan stamina dan juga perbekalan, karena medan yang akan ditempuh cukup berat," lanjutnya.

Setelah melapor pada pos jaga taman nasional di Senaru, perjalanan diawali dengan melewati perkebunan penduduk dan mulai memasuki hutan. Setelah melewati tiga pos dengan jarak tempuh sekira lima jam, dari pos 3 (Mondokon Lolak) yang berada pada ketingian 2000 meter di atas permukaan laut dapat dilihat pos Pelawangan Senaru setelah berjalan selama dua jam.

Di pelawangan Senaru bisa dilihat Segara Anak dan Puncak Rinjani. Di sebelah barat puncak Rinjani terdapat kaldera yang memiliki sebuah danau bernama Danau Segara Anak dengan kedalaman 230 meter. Air yang mengalir dari danau ini membentuk air terjun yang sangat indah, mengalir melewati jurang yang curam.

Danau ini berisi banyak ikan seperti ikan mas, nilam dan mujair, membuatnya menjadi tempat pemancingan warga setempat. Di dekat danau ada anak Gunung Rinjani yang memiliki sumber air panas yang dipercaya dapat menyembuhkan penyakit kulit. Dari arah danau untuk mencapai puncak Rinjani, kita kembali menuju Pelawangan Senaru, yang merupakan camp terakhir.

“Biasanya disini pendaki akan menginap semalam, baru kemudian pagi harinya sekitar jam 2 pagi melanjutkan perjalanan menuju puncak,” tutur Bohari.

Hal ini untuk mengejar waktu melihat matahari terbit yang indah di puncak Rinjani. “Yang membuat istimewa dari puncak Rinjani adalah saat melihat matahari terbit di puncaknya, juga terlihat laut dan pulau Lombok,” tutur Robby, seorang pendaki yang kerap menyambangi Rinjani saat dihubungi okezone, beberapa waktu lalu.

“Bagi para pendaki Gunung Rinjani sebaiknya pada bulan April, Mei, Juni, Juli, Agustus September, dan sampai pada awal November. Bila pada musim hujan, saya tidak mengambil risiko jalur sangat licin dan saya harap dibatalkan,” saran Bohari.

Ia juga mengingatkan sebaiknya pendaki Gunung Rinjani di atas umur 10 tahun karena di bawah umur 10 tahun dengan ketinggian 2.600 meter suasana udara sangat padat dan tidak diperkenankan para pendaki penyakit jantung dan vertigo indikasi (daya tarik bumi bila melihat jurang ada rasa takut).


Monday, June 24, 2013

Foto Foto Terlengkap dan Terbaru di Danau Toba Yang Indah


Danau Toba merupakan danau vulkanik terbesar di Indonesia, bahkan Asia Tenggara. Salah satu keunikannya karena di tengah- danau terdapat sebuah pulau, dinamakan Samosir. Tak mengherankan bila Danau Toba menjadi destinasi wisata unggulan 2012 oleh Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf).

Indonesia mempunyai banyak tempat wisata yang unik, salah satunya Danau Toba, Sumatra Utara. Danau Toba diperkirakan terbentuk sekira 73.000-75.000 tahun lalu akibat letusan gunung berapi. Dari letusan ini terbentuklah sebuah kaldera yang kemudian terisi air dan kini menjadi Danau Toba. Sementara, Pulau Samosir terbentuk akibat tekanan magma yang belum keluar.

Selain penjelasan secara ilmiah, terbentuknya Danau Toba juga diliputi cerita legenda. Dahulu, ada seorang pria yang memancing ikan di sungai. Ia kemudian berhasil mendapatkan seekor ikan mas, yang ajaibnya dapat berbicara dan memohon kepada pemuda tersebut untuk tidak memakannya.






Ikan kemudian berubah menjadi seorang wanita cantik, merekapun menikah. Tidak berapa lama, pernikahan keduanya dikarunia seorang anak, dan wanita tersebut meminta suaminya berjanji untuk tidak pernah menyebut kepada anaknya bahwa ia adalah anak ikan.

Namun ternyata, suatu hari ia kelepasan menyebut anaknya adalah anak ikan. Wanita tadi menyuruh anaknya berlari ke gunung, memanjat pohon tertinggi. Saat itu juga, petir muncul dan menyambar, kemudian terjadi hujan besar hingga sungai meluap. Wanita tadi kembali menjadi ikan mas, kemudian air sungai meluap itulah disebut Danau Toba, sedangkan gunung tempat anak tadi berlari menjadi Pulau Samosir di tengah-tengah danau.

Kecantikan dan keunikan alam Danau Toba serta Pulau Samosir menjadikannya salah satu tempat wisata penting di Indonesia, terutama di Sumatra Utara yang selalu ramai dikunjungi wisatawan lokal maupun mancanegara.

"Danau Toba memiliki pemandangan yang indah, apalagi di sekitarnya terdapat banyak penginapan dan hotel dengan harga dan tipe yang beragam," tutur Matthew (22) seorang wisatawan yang sempat berkunjung saat dihubungi okezone. "Biasanya, saya memilih untuk menginap di salah satu hotel di Parapat, dengan tarif Rp300 ribu per malam sudah dapat kamar nyaman ber-AC," lanjutnya.

Dari Parapat yang terletak di tepi Danau Toba, wisatawan dapat menyeberang ke Pulau Samosir menggunakan kapal ferry. "Dari Parapat ke Pulau Samosir dapat menggunakan dua jalur, jalur darat dan jalur air. Namun jalur darat sangat jauh, sedangkan menyeberang menggunakan kapal ferry hanya butuh waktu 30-45 menit saja," tambahnya.

Apalagi, dari kapal ferry wisatawan dapat dengan santai menikmati pemandangan indah di sekitar Danau Toba. "Biaya menyeberang dari Parapat ke Tomok di Pulau Samosir hanya Rp7.000 per orang," lanjutnya.

Setelah sampai di Samosir, wisatawan biasanya akan menuju ke Tuk Tuk, kota terbesar di Pulau Samosir. Di sini terdapat tempat-tempat wisata seperti komplek makam Raja Sidabutar dan komplek rumah tradisional Batak Samosir. Ada pula danau di atas danau, yaitu Danau Sidihoni dan Danau Aek Natonang. Bagi wisatawan yang ingin bermalam di Pulau Samosir, juga tersedia banyak penginapan dengan harga beragam.

Kembali ke Parapat juga tak kalah menarik. "Di Parapat ada atraksi wisata Batu Gantung, sebuah batu yang menyerupai tubuh seorang gadis yang seolah-olah menggantung di dinding tebing di tepi Danau Toba," kata Tupa (24), seorang warga Parapat yang dihubungi okezone secara terpisah.

Menurut cerita masyarakat setempat Danau Toba, batu tersebut adalah seorang gadis yang menjelma menjadi batu karena ingin bunuh diri. "Batu ini ramai dikunjungi wisatawan karena penasaran ingin melihat batu yang berwujud seperti manusia," tuturnya.

Pemandangan Danau Toba yang indah memang menjadi daya tarik utama kawasan wisata ini. "Sayang, di sini kurang banyak atraksi wisata selain wisata alam," ujar Matthew. "Perjalanan yang ditempuh dari Kota Medan ke Parapat juga cukup jauh, mungkin seandainya dibuat bandara di dekat Parapat akan dapat lebih memudahkan wisatawan," harapnya.

Perjalanan dari kota Medan ke Parapat memakan waktu empat jam perjalanan, dengan bus maupun mobil pribadi. "Selain itu, sebaiknya juga semakin diperbanyak resor-resor di sekitar Danau Toba agar semakin banyak pilihan akomodasi untuk wisatawan," tutupnya.

Danau Toba masuk dalam 15 destinasi wisata unggulan 2012 yang dirilis Kemenparekraf. Selain Danau Toba, 14 destinasi lainnya adalah Sabang, Kota Tua-Jakarta, Tanjung Putting, Bromo-Tengger-Semeru, Batur-Bali, Rinjani, Toraja, Derawan, Raja Ampat, Bunaken, Komodo-Kelimutu-Flores, Wakatobi, dan Borobudur.

Friday, June 21, 2013

Sejarah Dan Mistos Tentang Gunung Krakatau Paling Berapi di indonesia


Gunung Krakatau barangkali merupakan gunung api Indonesia terpopuler di dunia. Bibliografi yang dibuat Brodie dan Kusumadinata pada 1982 mencatat 1.083 karangan telah dibuat terkait letusan Krakatau. Hingga kini, publikasi tentang Krakatau terus berlangsung, terutama karena Anak Krakatau yang tumbuh cepat dan sangat aktif.

Krakatau mendapatkan reputasinya terutama karena letusannya yang hebat tahun 1883. Selain itu, juga karena saat itu dunia baru menemukan alat komunikasi telegram sehingga kabar tentang letusan Gunung Krakatau dengan cepat tersebar dan menjadi berita hangat di sejumlah koran dunia.

Tak hanya dikaji secara ilmiah, Gunung Krakatau juga menjadi sumber inspirasi karya sastra (kebanyakan ditulis orang Eropa), lukis, hingga film. Suryadi dalam pengantar bukunya, Syair Lampung Karam (2009), menyebut beberapa sastrawan Eropa yang terinspirasi Krakatau dalam karyanya, seperti Ballantyne (1889), Raabe (1930), MacLean (1958), Furneaux (1964), Jacquemard (1969), dan Avalone (1969).

Gunung Krakatau
Adapun beberapa film yang terinspirasi Krakatau di antaranya dibuat oleh Teaching Film Custondians (1933), Twentieth Century-Fox, Joe Rock Productions (1966). Belakangan ada juga film Krakatoa East of Java yang diproduksi American Broadcasting Companies Inc, dan juga film drama dokumenter yang diproduksi kantor berita Inggris, BBC, berjudul Krakatoa The Last Days (2006). National Geographic dan beberapa stasiun televisi asing juga berkali-kali membuat film dokumenter soal Gunung Krakatau.

Dibandingkan dengan karya orang luar, karya ilmiah, sastra, ataupun film yang dibuat masyarakat Nusantara nyaris tidak ada. Kitab Raja Purwa yang dibuat Ronggowarsito tahun 1869 merupakan yang tertua yang mengisahkan Gunung Krakatau, yang dalam bukunya disebut Gunung Kapi.

Belakangan, ditemukan kembali Syair Lampung Karam, yaitu kesaksian pribumi soal letusan Gunung Krakatau pada 1883 yang ditulis dalam bahasa Melayu dan beraksara Arab. Suryadi, pengajar di Universitas Leiden, Belanda, menemukan syair ini dalam tumpukan arsip di kampusnya. Lelaki asal Sumatera Barat ini kemudian mengalihaksarakan dan menerbitkannya tahun 2009. Dia menyebut catatan ini sebagai salah satu kesaksian pribumi yang paling awal dan penting, tetapi kerap dilewatkan.


Pantai yang terbilang memukai Dan Paling indah di Dunia


Pantai Navagio hadir dengan pemandangannya yang sangat memukau. Terletak di Pulau Zakynthos, Yunani. Pemandangannya yang indah kerap dijadikan sebagai gambar untuk postcard dan beragam materi promosi. 

Pantai dikenal dengan nama Shipwreck Beach atau The Shipwreck. Penamaan tersebut dikarenakan di kawasan pantai terdapat sebuah kapal karam bernama Panagiotis yang dipercaya sebagai kapal penyelundup. 

Keberadaan kapal tersebut menjadikan pantai Navagio memiliki julukan lain, yaitu Zakynthos Smugglers Cove. Tak hanya menjadi pantai terbaik di Pulau Zakynthos, Navagio juga menjadi salah satu trademark di Yunani. 

Pantai Navagio
Kapal Panagiotis menjadi daya tarik tersendiri bagi para turis untuk mengunjungi pantai Navagio. Sekalipun letak pantai berada di pulau yang sangat terisolasi. Biasanya orang Inggris dan Italia menyebutnya sebagai Zante. 

Navagio termasuk sebagai tempat dengan teluk terindah di dunia yang dilengkapi kejernihan air menyerupai kristal. Warna air di sekitar teluk pantai bisa berubah tergantung pancaran dari sinar matahari. 

Untuk menggapai pantai Navagio bisa menggunakan perahu dari kota Porto Vromi, Zakinthos, yang langsung mengarah pantai. Perahu datang setiap satu jam dengan lama perjalanan mencapai 30 menit. 

Selama high season pantai akan dipenuhi banyak pengunjung. Untuk menghindari keramaian anda bisa datang pada pagi hari. Keindahan pantai Navagio bisa menjadi objek foto yang sayang bila tak diabadikan. 


Friday, June 14, 2013

Hotel Terapung Terbaik di Dunia

Inilah Hotel Terapung Terbaik di Dunia. Tidak hanya hotel yang dibangun di atas air, ada juga penginapan perahu, rakit, ataupun panggung. Tempat ini sangat mudah diakses dari laut dan juga dari pinggir jalan, yang pasti suasananya akan terasa lebih dingin.

Berikut lima Hotel Terapung Terbaik di dunia :

1. Punta Caracol Aqualodge, Panama

Punta Caracol Aqualodge terapung melintasi pantai mil panjang terumbu karang dan dapat diakses hanya dengan naik perahu 15 menit dari kota terdekat yang dinamakan Pulau Colon.

Posisi hotel ini menghadap keluar ke Laut Karibia dengan Rainforest Terusan Panama di belakangnya. Sembilan pondokan yang terbuat dengan kayu ini terpancang di atas air secara hati-hati agar seimbang di atas air.


Penginapan yang menarget okupansi dari kalangan wisatawan yang sadar lingkungan, Punta Caracol dibangun dari bahan lokal- dengan tebal berlapis-lapis atap daun palem - didukung sepenuhnya oleh energi matahari, memiliki sendiri limbah-pengolahan, dan melindungi 148 hektare hujan dan hutan mangrove ke dalam tawar-menawar.

Pemandangan penginapan, lumba-lumba menyelinap di balik beranda agar bisa berbagi sarapan di pagi hari. Hanya saja, penginapan ini memiliki kelemahan dengan lampu kabinnya yang hanya 12 volt, tidak ideal untuk pecinta buku.

Untuk menginap di tempat ini, dalam semalam Anda harus merogoh kocek USD316 atau Rp2,7 juta.

2. King Pacific Lodge, Kanada

Jika Anda tidak memiliki perahu layar sendiri, satu-satunya cara untuk mencapai tempat ini hanyalah dengan menyewa pesawat terbang air.

Berlindung di balik Hutan Hujan Rainforest di pantai barat British Columbia, pondokan ini sebenarnya ada sebuah kapal tongkat berlantai empat yang merapat ke Pelabuhan Pulau Princess Royal setiap tahun dari Mei hingga Oktober.

Pintu yang terlihat di King pacific sangat berbeda dengan kemewahan interior di dalamnya. Ventura adalah salah satu dari 17 kamar tidur yang megah, masing-masing dengan tempat tidur besar dan berdiri sendiri mandi. Pemadangan sekitarnya ramai dengan beruang hitam, elang, berang-berang, singa laut, paus bungkuk dan Orcas.

Kelebihan tempat ini adalah aroma pohon pinus dan cemara yang menambah nyaman penginapan. Dan kelemahannya adalah harga kamarnya yang sangat mahal, yaitu Rp40 juta per tiga malam, syarat menginap minimal.

3. River Kwai Jungle Raft, Thailand

Sementara King Pasific menawarkan satwa liar dengan selesai mewah, "River Kwai Jungle Raft," di Thailand, mengajak kembali ke alam.

Dibangun dengan gaya lokal dan kondisi hutan tropis, akomodasi diatur di dua sayap mengambang, dengan 55 kamar bambu yang berisi dua tempat tidur kembar di dalamnya.

Tempat yang dibuka pada tahun 1978, belum dialiri listrik sehingga semua kamar semua tampak romantis diterangi lampu minyak tradisional dan didinginkan oleh sungai yang mengalir di bawahnya.

Harga menginap di tempat ini USD57 atau Rp489 ribu.

4. St Regis Resort Bora Bora, Polinesia Prancis

Pernah merasakan pijat untuk meregangkan otot bernama Taurumi, bagaimana facial dengan mutiara atau pedikur vulkanik?. Jika ingin merasakan kedua hal ini kunjungi resor St Regis Bora Bora di Motu Ome. Salah satu dari banyak pulau kecil di Pasifik yang membentuk kepulauan Bora-Bora,

Dikenal sebagai tempat yang eksotis untuk perawatan kecantikan, tempat ini berdiri di atas property seluas 44 hektare yang dipagari di atas air. Untuk mencapai tempat ini, hanya bisa diakses dengan perahu.

Kelebihan tempat ini, setiap kaca meja kopi di setiap kamar menawarkan pemandangan bawah air. Untuk menginap di tempat ini, Anda harus merogoh kocek hingga Rp10 juta untuk satu malamnya.


5. Salt and Sill, Swedia

Pelaut setempat telah memancing ikan di sini sejak abad ke-15, sehingga Anda akan berharap bagaimana mereka mengerti satu atau dua hal tentang cara memasaknya.

The "Garam dan Sill" tidak mengecewakan. Tempat yang memenangkan penghargaan restoran yang menawarkan antara lain, starter dengan enam jenis ikan herring - termasuk "Herring direndam dalam mustard dan wiski malt," baru-baru terpilih sebagai "Herring of the Year" di Swedia, serta sarapan acar herring, hati-hati dibumbui dengan blackcurrant.

Sebagai catatan, tempat ini sangat tidak layak bagi Anda yang memiliki alergi ikan haring. Menginap di tempat ini Anda harus merogoh kocek USD244 atau Rp2 juta per malamnya.