pub-7594223835742334 Sebuah blog diwaktu luang: Liar
Showing posts with label Liar. Show all posts
Showing posts with label Liar. Show all posts

Sunday, June 30, 2013

Mitos dan Misteri tentang Hewan Zebra


Zebra adalah binatang istimewa yang sifatnya sangat sosial. Setiap zebra membentuk ikatan kuat yang akan bertahan selama hidup. Meskipun sebuah kawanan besar mungkin terdiri atas beberapa ribu zebra, kawanan itu dibagi ke dalam banyak unit keluarga yang lebih kecil yang terdiri atas seekor pejantan dan para betinanya. 



Unit keluarga kecil zebra memelihara tatanan dengan secara ketat memisahkan setiap anggota berdasarkan urutan. Betina yang dominan menentukan pergerakan keluarga. Ia berada di depan, sementara betina lainnya dan anak-anak mereka mengikuti barisan sesuai urutan. Akan tetapi, akhirnya, zebra jantanlah yang memimpin. Jika ia ingin agar keluarganya berubah haluan, ia akan mendekati betina pemimpin dan mendorongnya ke arah yang baru.

Zebra senang berdandan, dan sudah hal yang lazim melihat mereka membersihkan bulu dengan saling menggosoki dan menggigiti sisi pinggang, bahu, dan punggung. Saling membersihkan bulu tampaknya memperkuat ikatan di antara setiap zebra dan dimulai ketika bayi-bayi zebra masih berumur beberapa hari. Jika ada anggota keluarga tidak dapat melakukan pembersihan, zebra-zebra yang gatal itu merasa lega dengan bergulingan di atas debu atau menggosok-gosokkan badan mereka ke pohon, gundukan rayap, atau benda tak bergerak lainnya.

Kehidupan zebra sarat dengan bahaya. Singa, anjing liar, dubuk, macan tutul, dan buaya, semuanya menganggap binatang seberat 250 kilogram itu sebagai mangsa empuk. Seekor zebra dapat berlari sampai 55 kilometer per jam, tetapi kadang-kadang diterkam saat lengah oleh pemangsa yang menggunakan cara intai-sergap. Singa menanti dalam persembunyian, buaya mengintai di bawah air yang keruh, dan macan tutul bersembunyi di balik kegelapan malam.

Pertahanan zebra bergantung pada kesiagaan dan kecekatan bersama dari anggota kawanan. Ketika kebanyakan zebra tidur di waktu malam, selalu ada beberapa yang terjaga, memasang telinga dan terus mengamat-amati. Jika seekor zebra memperhatikan ada pemangsa yang mendekat, ia akan menyuarakan suatu dengusan untuk menyiagakan seluruh kawanan. Sering kali, apabila seekor anggota kawanan sedang sakit atau tua dan tidak secepat yang lain, zebra-zebra lainnya akan sengaja memperlambat atau menunggu sampai zebra yang lambat itu dapat bergabung lagi dengan kawanan. Sewaktu bahaya mengancam, si jantan tanpa rasa takut mengambil posisi di antara pemangsa dan zebra-zebra betina, menggigit dan menendangi musuh sehingga ada waktu bagi kawanan untuk meloloskan diri.

Friday, June 28, 2013

Mengenal Mitos dan Misteri Hewan Puma


Warnanya oranye kecokelat-cokelatan dan polos,bagian depan kepalanya tidak terlalu berbentuk persegi,kepala puma bulat dan kecil dan di atasnya terdapat kuping yang juga bulat dan kecil. Dari samping, kepala puma tampak seperti sebutir peluru-ramping dan panjang. Gelambir bulu putih di sekeliling mulutnya memberikan kesan seolah-olah ia menyelupkan moncongnya di sebuah mangkuk susu dan lupa untuk menyeka mulutnya. Tubuhnya yang lentur dan ramping dapat mencapai panjang satu setengah meter atau lebih, belum termasuk ekornya yang tebal dan berwarna gelap pada ujungnya.



Kaki puma yang panjang dan kokoh laksana rusa betina membuat bokongnya tampak lebih tinggi daripada bahunya. Kaki-kaki yang kuat ini memberikan daya dorong bagi berkas otot seberat 65 kilogram ini untuk melejit dari tanah seperti sebuah roket. Pernah ada yang menyaksikan puma meloncat secara vertikal hingga ketinggian 5 meter dengan sekali loncatan yang jauh. Itu bagaikan mengikuti olahraga lompat galah tanpa menggunakan galah!

Sewaktu meloncat ke bawah, puma juga tampak mengesankan. Puma terkenal karena loncatan-loncatan terbang ke tanah dari ketinggian 18 meter. Ini hampir dua kali ketinggian papan loncat yang digunakan oleh peloncat indah dalam Olimpiade, tetapi puma tidak membutuhkan kolam renang yang terisi penuh di bawahnya. Bahkan, saat kucing itu menyentuh tanah, ia siap untuk meloncat kembali seolah-olah ia mendarat di atas kanvas akrobat.

”Puma benar-benar satwa yang kuat dan menakjubkan,” kata biolog satwa liar. ”Begitu Anda mengetahui bagaimana kucing-kucing ini bertahan hidup, mereka pantas mendapat banyak respek.” Herannya, mereka praktis muncul di mana-mana-namun lenyap dengan tiba-tiba.

Puma diperlengkapi dengan baik untuk bertahan hidup. Ia memiliki lambung yang kukuh dan menguasai metode berburu yang bervariasi. Ia dapat menyesuaikan diri dengan makanan apa saja yang tersedia setempat. ”Puma juga sanggup membunuh dan menyeret seekor binatang yang lima kali lebih besar dari ukurannya, tetapi ia juga makan belalang jika tidak ada pilihan lain di sekitarnya,” kata seorang dokter hewan yang memeriksa isi lambung dari beberapa ekor puma yang dibunuh.

Thursday, June 27, 2013

Mistos dan Misteri tentang Cheatah Hewan Super Cepat Di Dunia


Cheetah benar-benar dapat lari seperti angin. Secara menakjubkan, ia dapat melesat dari posisi diam hingga kecepatan 100 kilometer per jam dalam waktu 3,5 detik.Kecepatan maksimumnya mencapai 110 kilometer per jam! Cheetah adalah binatang tercepat di darat. Sebagai perbandingan, seekor kuda pacuan dapat mencapai kecepatan sedikit di atas 72 kilometer per jam, dan anjing pemburu dapat berpacu hingga kira-kira 65 kilometer per jam. Akan tetapi, cheetah hanya dapat mempertahankan kecepatannya yang mengagumkan untuk jarak yang pendek.

Tubuh cheetah agak tegap, dengan kaki yang panjang dan ramping serta punggung yang lentur dan melengkung. Ekornya yang panjang dan berbintik menyediakan keseimbangan sewaktu cheetah memiringkan tubuh dan membelok pada kecepatan tinggi. Sewaktu lari pada kecepatan tertinggi, ia dapat melambung sejauh 6 meter. Salah satu bantuan untuk kegesitan sedemikian adalah kakinya yang unik; kaki-kaki ini lebih mirip kaki anjing daripada kaki kucing. Ia menggunakan cakarnya untuk mencengkeram tanah guna meningkatkan gaya tarikan.



Wajah cheetah benar-benar unik dan cantik. Dua garis hitam yang lembut menurun dari mata ke kedua ujung mulut, sehingga sang kucing tampak seperti sedang sedih dan kesepian. Ditandai dengan bintik-bintik kecil yang jelas, bulunya pendek dan sering kali berwarna cokelat kemerahan di bagian tubuh tetapi agak putih di bagian perut. Anak-anak chetah berwarna lebih gelap pada waktu lahir dan memiliki surai tebal berupa bulu panjang berwarna biru keabuan yang tumbuh dari leher hingga ekornya.
Cheetah mengeluarkan suara seperti bunyi getaran atau ciapan seperti pada burung. Suara ini terdengar hingga jarak dua kilometer dan digunakan untuk berkomunikasi dengan anaknya atau chetah lain.

Perangai cheetah lembut dan tenang bila dibandingkan dengan rekan-rekan kucingnya seperti singa dan macan tutul. Sewaktu merasa senang, ia mendengkur bagaikan kucing rumah yang besar. Cheetah mudah beradaptasi dengan kehadiran manusia dan bahkan ada yang telah dijinakkan. Tentu saja, cheetah bukan jenis kucing rumah. Dalam keadaan dewasa penuh, beratnya 45 kilogram atau lebih, dan giginya yang tajam serta cakarnya yang dapat ditarik masuk sebagian menjadikannya binatang yang berbahaya—yang harus diperlakukan dengan kewaspadaan.

Cheetah tidak terlahir dengan kesanggupan berburu dan untuk itu harus dilatih secara ekstensif oleh ibunya. Jika seekor anak cheetah dibesarkan dalam kandang, ia tidak akan memiliki kesanggupan untuk membuntuti dan mengejar mangsanya. Sewaktu induk dan anak-anak cheetah makan bersama, mereka melakukannya dengan tenang, tanpa cakar-cakaran dan perkelahian, tidak seperti singa-singa yang sedang makan. Di daerah-daerah yang kering, cheetah bahkan diamati makan semangka yang ranum.